DAERAHKatinganKESEHATANKesehatanNasionalNUSANTARA

ISPU Katingan Tembus 1.919, Terburuk di Indonesia

1
×

ISPU Katingan Tembus 1.919, Terburuk di Indonesia

Sebarkan artikel ini
Petugas memantau kualitas udara menggunakan peralatan ISPU untuk mengukur kondisi pencemaran udara. (Foto: KLH RI)

KASONGAN – Kualitas udara Kabupaten Katingan mencapai indeks standar pencemar udara (ISPU) 1.919 pada Kamis, 3 September 2026 pukul 07.41 WIB. Angka itu menempatkan Katingan sebagai wilayah dengan kualitas udara terburuk dalam pemantauan nasional saat itu.

Data Kementerian Lingkungan Hidup menunjukkan parameter yang digunakan adalah PM10. Nilai di atas 300 masuk kategori berbahaya. Dalam daftar yang sama, sejumlah kabupaten lain di Kalteng juga mencatat angka ekstrem, seperti Kotawaringin Timur 478, Kapuas 396, Gunung Mas 381 dan Murung Raya 322.

Kondisi tersebut terjadi ketika karhutla masih menjadi persoalan utama di Kalteng. Pemerintah provinsi sebelumnya juga memasukkan Katingan sebagai salah satu wilayah dengan tingkat kerawanan tinggi.

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran meminta kebutuhan warga yang terdampak asap tidak diabaikan.

“Pastikan warga yang terdampak mendapatkan pelayanan yang diperlukan,” ujar Agustiar.

Ia menekankan penanganan karhutla tidak berhenti pada pemadaman. Pemerintah juga diminta memastikan air bersih, masker, vitamin dan fasilitas oksigen tersedia bagi masyarakat.

“Kita harus bekerja sampai tuntas. Setelah api padam, jangan langsung ditinggalkan,” tegas Agustiar.

Polda Kalteng pada saat yang sama memperkuat koordinasi lintas instansi untuk mencegah kebakaran meluas.

“Selain itu, pihaknya juga memperkuat koordinasi dan kolaborasi dengan seluruh instansi terkait,” kata Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Pol Budi Rachmat.

Angka 1.919 tersebut menunjukkan bahwa dampak karhutla di Katingan bukan lagi sekadar persoalan lingkungan. Peningkatan polusi berpotensi mengganggu aktivitas warga, terutama kelompok rentan.

Pemerintah dan masyarakat kini menghadapi tekanan ganda: mengendalikan sumber api sekaligus melindungi kesehatan publik selama kualitas udara belum pulih.(din/*)

Barito Timur

BUMDes Barito Timur Panen Nila, Dorong Ekonomi Desa…

error: Content is protected !!