DAERAHKotawaringin Barat

Asap Tebal Selimuti Pangkalan Bun Pagi Ini

1
×

Asap Tebal Selimuti Pangkalan Bun Pagi Ini

Sebarkan artikel ini
Kabut asap menyelimuti Kota Pangkalan Bun pada Rabu pagi, 2 September 2026. (bumikalteng.com/PB)

PANGKALAN BUN – Kabut asap tebal menyelimuti Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Rabu pagi, 2 September 2026, hingga mengganggu jarak pandang pengendara dan menurunkan kualitas udara.

Kondisi tersebut dipicu aktivitas karhutla di sejumlah lokasi Kobar. Pada 1 September, Satgas Karhutla masih menangani enam lokasi kebakaran hingga malam hari.

Seorang warga Pangkalan Bun, Heri, mengaku asap bahkan terasa masuk ke dalam rumah.

“Saya merasa tidak nyaman saat menghirup udara di pagi hari ini, karena kabut asap yang cukup tebal,” kata Heri.

Ia mengaku mengalami keluhan seperti batuk dan mata perih.

Sementara itu, Plt Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kobar Andhan Santana menyebut akumulasi kebakaran sepanjang tahun sudah mencapai 1.717,458 hektare dengan 1.160 hotspot. Agustus menjadi periode paling tinggi dengan sekitar 1.508,91 hektare lahan terbakar dan 1.033 titik panas.

“Sebanyak 1.717,458 hektare lahan terbakar, sementara 1.160 titik panas (hotspot) terdeteksi sepanjang tahun ini,” kata Andhan.

Enam lokasi yang masih ditangani pada 1 September antara lain kawasan Km 13–16 lintas Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama, Desa Tanjung Putri, Desa Tanjung Terantang, perbatasan Pasir Panjang-Kumpai Batu Atas, Desa Sungai Kapitan dan kawasan belakang perumahan di Pasir Panjang.

Kabut asap pun menjadi persoalan baru bagi aktivitas masyarakat Kobar setelah kebakaran belum sepenuhnya terkendali.(PB/*)

error: Content is protected !!