DAERAHPalangka Raya

Kabut Asap Ganggu Aktivitas, MPC PP Palangka Raya Bagikan Masker

2
×

Kabut Asap Ganggu Aktivitas, MPC PP Palangka Raya Bagikan Masker

Sebarkan artikel ini
Ketua MPC PP Kota Palangka Raya, Bush Valentino Lambung membagikan masker kepada pengguna jalan di Jalan Manduhara, Palangka Raya.

PALANGKA RAYA – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai mengganggu kenyamanan masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan. Kondisi itu menjadi perhatian Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Palangka Raya Bush Valentino Lambung, yang turun langsung membagikan masker kepada pengguna jalan di Jalan Manduhara.

Pembagian masker dilakukan kepada pengendara dan masyarakat yang melintas. Bagi warga yang setiap hari bergantung pada aktivitas di jalan, kondisi asap menjadi persoalan yang tidak mudah dihindari.

Bush mengatakan masyarakat yang bekerja di ruang terbuka merupakan kelompok yang membutuhkan perhatian ketika kabut asap semakin mengganggu aktivitas.

“Kita melihat ada masyarakat yang tetap harus keluar rumah untuk bekerja dan menjalankan aktivitasnya. Mereka tidak selalu punya pilihan untuk berhenti beraktivitas. Karena itu, kita berupaya memberikan perlindungan yang bisa langsung digunakan,” kata Bush di Palangka Raya, Sabtu (5/9/2026)

Menurutnya, penanganan dampak kabut asap harus berjalan beriringan dengan upaya memutus sumber kebakaran. Masyarakat tidak seharusnya terus-menerus menanggung dampak dari karhutla yang terjadi di wilayah Kalimantan Tengah.

“Jangan hanya melihat asapnya. Kita juga harus melihat masyarakat yang terdampak. Ketika aktivitas terganggu, kesehatan dan penghasilan warga juga ikut terpengaruh,” ujarnya.

Bush menilai persoalan karhutla membutuhkan sinergi berbagai pihak. Pemerintah, aparat, organisasi masyarakat hingga warga memiliki peran dalam mencegah kebakaran dan mengurangi dampaknya.

“Penanganan karhutla membutuhkan kerja bersama. Ada sisi pencegahan, pemadaman dan perlindungan masyarakat. Semuanya harus berjalan,” paparnya.

Selain sebagai Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Palangka Raya, Bush juga menjabat sebagai Ketua Bidang Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) DPC PDI Perjuangan Kota Palangka Raya.

Menurut Bush, keterlibatan organisasi dalam kegiatan sosial di tengah kondisi bencana merupakan bagian dari upaya membantu masyarakat secara langsung.

“Yang bisa kami lakukan adalah hadir di tengah masyarakat. Jangan sampai warga merasa menghadapi kondisi ini sendirian,” katanya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar memperhatikan kondisi tubuh dan mengurangi aktivitas luar ruangan ketika asap semakin pekat.

Bush berharap kepedulian serupa dapat dilakukan berbagai kelompok masyarakat sehingga perlindungan terhadap warga tidak hanya muncul ketika kondisi asap sudah memburuk.

“Yang terpenting adalah bagaimana masyarakat tetap aman dan persoalan karhutla dapat ditangani dari sumbernya. Kita tidak ingin kondisi seperti ini menjadi sesuatu yang dianggap biasa,” tegasnya.

Aksi di Jalan Manduhara menjadi bentuk respons langsung terhadap masyarakat yang tetap menjalankan aktivitas di tengah gangguan kabut asap.

Salah seorang pengguna jalan, Ruslan, menilai pembagian masker memberi manfaat bagi warga yang tetap harus bepergian.

“Kalau kondisi asap seperti ini, berkendara tentu terasa kurang nyaman. Pembagian masker cukup membantu karena kami memang harus tetap keluar untuk beraktivitas,” bebernya.(fah/*)

error: Content is protected !!