PURUK CAHU – Pertamina menyiapkan prioritas pengiriman dan penataan pelayanan BBM ke Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya, setelah kebutuhan Pertalite meningkat dan satu-satunya SPBU reguler di kota itu mengalami kepadatan antrean. Realisasi penyaluran Pertalite dan Pertamax dari Integrated Terminal Banjarmasin ke SPBU 64.739.01 tercatat 100 persen dari permintaan SPBU.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Edi Mangun menjelaskan, kepadatan muncul karena sebagian konsumen beralih dari Pertamax ke Pertalite, sementara SPBU tersebut juga melayani masyarakat dari kecamatan sekitar.
“Kami memahami ketidaknyamanan masyarakat saat pengisian BBM membutuhkan waktu lebih lama. Selain memenuhi permintaan SPBU, kami memperkuat pengaturan pelayanan agar pengisian berlangsung tertib dan aman,” katanya. Minggu (20/9/2026).
Kepadatan membuat waktu pengisian menjadi lebih lama. Pengelola SPBU telah diarahkan untuk menata antrean dan membuat garis batas pengisian.
Kondisi ini juga berkaitan dengan kapasitas layanan. Pertamina menyiapkan rekomendasi penambahan dispenser atau nozzle untuk meningkatkan kemampuan pelayanan.
“Prioritas pengiriman akan kami jaga agar kebutuhan masyarakat tetap dapat dipenuhi sambil melakukan penataan antrean di SPBU,” terangnya.
Penataan distribusi dilakukan bersamaan dengan koordinasi lalu lintas di sekitar lokasi pengisian. Penambahan kapasitas pelayanan akan dikaji berdasarkan pola permintaan dan kepadatan kendaraan yang terjadi di lapangan.
Dari sisi pengguna, kepastian ketersediaan menjadi penting karena Puruk Cahu hanya memiliki satu SPBU reguler yang melayani wilayah kota sekaligus masyarakat dari kawasan sekitar.
“Kami berharap distribusi yang lebih teratur dapat mengurangi waktu antre masyarakat dan menjaga pelayanan tetap berlangsung normal,” ujar Ugang, salah satu warga Puruk Cahu.
Hingga saat ini, pihak Pertamina masih menyiapkan prioritas pengiriman dan perbaikan kapasitas layanan untuk menjaga distribusi BBM tetap berjalan di Puruk Cahu. (MR/*)












