DAERAHKotawaringin Timur

Induk dan Anak Orangutan Diselamatkan dari Karhutla

2
×

Induk dan Anak Orangutan Diselamatkan dari Karhutla

Sebarkan artikel ini
Tim BKSDA Kalteng mengevakuasi induk dan anak orangutan yang ditemukan di kawasan terdampak karhutla Kotawaringin Timur. (Foto: BKSDA Kalteng)

SAMPIT – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah menyelamatkan seekor induk orangutan bersama anaknya dari kawasan yang terdampak karhutla di Kotawaringin Timur.

Tim menerima laporan mengenai keberadaan satwa tersebut ketika api mengepung habitatnya. Petugas kemudian bergerak melakukan pencarian dan evakuasi agar kedua orangutan tidak terjebak dalam kobaran yang semakin meluas.

“Awalnya kami mendapat laporan,” ujar petugas BKSDA Kalteng Muriansyah.

Penyelamatan menunjukkan karhutla tidak hanya mengancam permukiman dan kesehatan manusia, tetapi juga memutus habitat satwa liar yang hidup di kawasan hutan. Orangutan menjadi salah satu spesies yang paling rentan ketika tutupan hutan terbakar atau terfragmentasi.

Setelah ditemukan, tim BKSDA langsung berkoordinasi untuk memastikan kondisi induk dan anak orangutan dapat ditangani secara aman. Langkah itu diperlukan karena evakuasi satwa liar dari kawasan terbakar tidak bisa dilakukan secara sembarangan.

“Kami langsung melapor,” kata Muriansyah mengenai tahapan setelah satwa ditemukan.

BKSDA juga menghadapi persoalan waktu. Satwa yang berada di tengah kepungan kebakaran memiliki risiko tidak hanya akibat api, tetapi juga asap, panas dan hilangnya jalur untuk menyelamatkan diri.

“Kalau menunggu besok,” ujar Muriansyah menggambarkan risiko penundaan penanganan.

Penyelamatan ini menjadi pengingat bahwa setiap peningkatan karhutla memiliki konsekuensi ekologis. Setelah evakuasi, penanganan terhadap satwa tetap bergantung pada kondisi kesehatan serta keputusan rehabilitasi dan pelepasliaran sesuai prosedur konservasi.(SM/*)

error: Content is protected !!