PALANGKA RAYA – Kalimantan Tengah kembali masuk prioritas utama penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) secara nasional setelah jumlah hotspot di provinsi ini menunjukkan peningkatan, Jumat 4 September 2026.
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyebut kenaikan hotspot di Kalteng dan Kalimantan Barat membuat pemerintah pusat kembali memusatkan perhatian pada dua provinsi tersebut. Kondisi ini terjadi setelah sehari sebelumnya tren hotspot di enam provinsi prioritas sempat menurun.
“Hotspot yang meningkat,” kata Raja Juli Antoni saat menjelaskan perubahan kondisi karhutla nasional.
Menurut dia, status Kalteng sebagai wilayah prioritas tidak hanya berkaitan dengan jumlah titik panas, tetapi juga kebutuhan koordinasi lintas lembaga untuk mencegah api berkembang menjadi bencana yang lebih luas. Raja Juli mengatakan dirinya bersama Kepala BNPB Suharyanto akan turun ke Pontianak untuk memperkuat koordinasi penanganan.
Di tingkat daerah, Pemerintah Provinsi Kalteng sebelumnya mencatat kualitas udara di sejumlah wilayah telah berada pada level yang mengkhawatirkan. Data ISPU PM2.5 yang disampaikan Pemprov menunjukkan nilai 481 di Palangka Raya, 459 di Katingan, 442 di Kotawaringin Timur, dan 330 di Murung Raya pada periode pemantauan terbaru.
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran meminta penanganan tidak berhenti pada pemadaman api. “Bekerja sampai tuntas,” ujarnya.
Ia juga menekankan perlunya memastikan warga yang terdampak memperoleh pelayanan, terutama ketika kabut asap menambah risiko bagi masyarakat.
Dampak kesehatan mulai terlihat di daerah. Di Barito Selatan, Dinas Kesehatan mencatat kasus gangguan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) meningkat dari 584 kasus pada Juni menjadi 953 kasus pada Juli dan 1.123 kasus pada Agustus.
“Puncaknya Agustus, 1.123,” kata Kepala Dinkes Barsel Dadang terkait tren kasus tersebut.
Pemerintah daerah kini menghadapi dua pekerjaan sekaligus: menekan sumber api dan menjaga dampaknya agar tidak meluas ke kesehatan masyarakat. Koordinasi pusat-daerah menjadi agenda berikutnya setelah Kalteng kembali ditetapkan sebagai salah satu fokus utama penanganan karhutla nasional.(fit/*)











