PALANGKA RAYA – Nama Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Palangka Raya, Bush Valentino Lambung, mulai disebut dalam dinamika perebutan kepemimpinan KNPI Kota Palangka Raya.
Munculnya nama tersebut sekaligus melahirkan satu pertanyaan: apakah Bush akan mengambil langkah menuju KNPI atau tetap memusatkan perhatian pada kepemimpinannya di Pemuda Pancasila?
Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Bush mengenai kepastian pencalonan tersebut.
“Saya masih melihat perkembangan dinamika organisasi. Bagi saya, setiap keputusan harus melalui pertimbangan yang matang dan komunikasi dengan banyak pihak,” kata Bush. Selasa (29/9/2026).
Posisi Bush di Pemuda Pancasila membuat namanya memiliki basis organisasi yang patut diperhatikan dalam pembicaraan mengenai KNPI. Namun, pencalonan di KNPI tentu membutuhkan proses dan komunikasi yang lebih luas.
Sebab, KNPI mempertemukan berbagai organisasi kepemudaan dengan latar belakang dan kepentingan yang berbeda.
“Kalau ingin memimpin KNPI, tantangannya bukan hanya mendapatkan dukungan, tetapi bagaimana merangkul kelompok yang berbeda,” ujarnya.
Di titik itu, keputusan Bush akan menjadi menarik. Apakah ia akan membawa pengalaman dari organisasi yang dipimpinnya ke tingkat yang lebih luas atau memilih memperkuat posisi di MPC Pemuda Pancasila?
“Apa pun keputusan saya, saya ingin memastikan organisasi tetap berjalan dengan baik dan hubungan dengan seluruh elemen pemuda tetap terjaga,” jelasnya.
Sementara itu, proses pemilihan Ketua KNPI tidak hanya akan ditentukan oleh satu figur. Organisasi kepemudaan yang terlibat tetap memiliki peran dalam menentukan arah kepemimpinan.
“Publik perlu melihat prosesnya. Siapa pun yang maju harus diberi ruang untuk menyampaikan visi dan membangun komunikasi,” pungkasnya.
Dengan demikian, pertaruhan sebenarnya bukan sekadar kursi ketua. Yang akan diuji adalah kemampuan seorang calon menyatukan kepentingan berbagai kelompok pemuda dalam satu agenda organisasi.(fah/*)












