HUKRIMHukum Dan Kriminal

Pencurian Tas Milik Perawat RSUD Murjani Terekam CCTV

2
×

Pencurian Tas Milik Perawat RSUD Murjani Terekam CCTV

Sebarkan artikel ini
CCTV RSUD dr Murjani Sampit, Kotawaringin Timur, memperlihatkan seorang pria terduga pelaku pencurian tas milik perawat.

SAMPIT – Seorang pria yang diduga mencuri tas milik perawat RSUD dr Murjani Sampit diamankan di Desa Pelantaran, Kecamatan Cempaga Hulu, Kotawaringin Timur. Informasi mengenai keberadaan pria tersebut diketahui setelah istri sopir travel mengenali foto yang beredar di grup WhatsApp dan mencocokkannya dengan seorang penumpang.

Pria itu diamankan (9/10/2026), sekitar pukul 21.00 WIB ketika menumpang kendaraan travel yang hendak melanjutkan perjalanan menuju Kalimantan Selatan. Pihak travel kemudian berkoordinasi dengan polisi di Sampit untuk menyampaikan informasi mengenai penumpang tersebut.

Kasus ini bermula dari kehilangan tas di ruang perawat Ruang Cempaka, Instalasi Gawat Darurat RSUD dr Murjani, pada Jumat pagi. Berdasarkan keterangan keluarga korban, tas tersebut berisi laptop Lenovo, iPhone 16 Plus, telepon genggam Realme C17, dompet berisi kartu identitas dan kartu ATM, STNK, kunci sepeda motor, serta uang tunai Rp300.000. Nilai kerugian diperkirakan mencapai Rp30 juta.

M Teguh, sepupu perawat yang kehilangan tas, menyampaikan bahwa informasi dari pihak travel membantu menunjukkan keberadaan pria yang dicurigai tersebut.

“Syukurlah, pihak travel mengenali pria itu saat berada di dalam mobil. Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti hingga dia diamankan,” terang Teguh pada Senin (12/10/2026).

Rekaman CCTV yang disebut dalam laporan kejadian memperlihatkan seorang pria menutupi tas menggunakan jaket sebelum membawanya pergi. Rekaman tersebut berkaitan dengan dugaan pengambilan tas di rumah sakit, sedangkan informasi yang membantu menemukan pria tersebut berasal dari pengenalan penumpang oleh pihak travel.

“Setelah pihak travel mencocokkan informasi yang beredar, kemudian berkoordinasi dengan kepolisian mengenai keberadaannya,” lanjut Teguh.

Sebelumnya, korban telah melaporkan kehilangan tersebut kepada Polres Kotim. Hal itu dibenarkan oleh salah satu sumber dari Polres Kotim. Namun, informasi mengenai status hukum pria yang diamankan, hasil pemeriksaan CCTV, dan perkembangan pencarian barang yang dilaporkan hilang masih perlu dipastikan melalui keterangan resmi penyidik.

“Kami akan menyampaikan perkembangan penanganan laporan, termasuk status hukum orang yang diamankan dan hasil pemeriksaan berdasarkan alat bukti yang tersedia,” ujarnya.

Sementara, Manajemen RSUD dr Murjani menjelaskan penanganan laporan kehilangan di lingkungan rumah sakit dan langkah pengamanan fasilitas. Mereka mengaku akan menindaklanjuti informasi mengenai kehilangan barang di lingkungan rumah sakit sesuai kewenangan dan prosedur yang berlaku.(din/*)

error: Content is protected !!